Archive for May, 2006

Persib n buku

Monday, May 29th, 2006

Rabu, balik jam setengah 4 (dari kantor maksudnya). Ternyata suamikuh sedang menonton Peeeerrsssibbb (aku males kali, abiz kalah mulux). N suamiku tak henti2nya kesal setelah menonton pertandingan via siaran televisi n bilang ndak mau nonton lagi, but yach nyatanya setiap ada pertandingannya dia selalu nonton (wekeke pembela daerah sejati). Tapi Alhamdulillah akhirnya Persib menang n rada menjauh beberapa meter dari zona degradasi. Btw kenapa nich judul postingannya ‘persib n buku’ … hehe karna hari ini aku senang, tadi pagi ke tanah abang tuk survey harga2 (mo jualan baju, mukena buat lebaran bareng temen), akhirnya beli 2 baju (co ce) n tas bali buat contoh. Balik dari tanah abang, mampir ke rumah tanteku yg buka cafe tuk sarapan pagi (hehe bilangnya sich nyobain). Dari situ, aku mampir ke rumah ortu, kebetulan inget ama buku2 komik n pelajaran yg ndak kepake lagi. Bela-belain dech gw bawa ke samping binus alias toko buku bekas n alhamdulillah banget dapet 108.000 bo (korting zakat pendapatan 2.5%). Alhamdulillah :D (buat nambah modal). Yach begitu dech liburan kemarin ni kedatangan ibu n bapak mertua (bareng sama pade n bude syamsul ke pabrik tas) n gw beli 2 buat contoh. Sekarang lagi coba jualan :D … ayo sapa yang mau beli (potonya ntar aku posting, tas kulit ular pink n merah gede cocok buat mahasiswa n cewek kantoran). 70 n 80 ribu … hmm dikorting dech jadi 69.900 n 79.900 (btw temenku kemarin liat di supermarket C*R****** tas yg serupa harganya sama tapi ternyata kualitasnya kurang (tipis). so… siapa yg mo contact aku :D

Masak minggu lalu

Thursday, May 18th, 2006

Minggu kemarin sempet ke pasar, beli ayam, pisang, n burger stuff. Akhirnya masak dech ayam goreng madu, pisang keju panggang, burger as breakfast, n mini pizza (yg semula rencananya mo coba buat bakpao karena salah resep ‘pake telor n seharusnya mentega putih, aku ganti mentega kuning). Males dech ngeliat adonannya kuning roti gitu (masak bakpao kuning). Terpaksa berubah 180 derajat (*malu*).Btw bagi anak kosan yang mo bikin ayam goreng madu (murah meriah). Resepnya : ayam 1/2 (paling Rp 7000) bisa potong 6 atau 8. bawang putih, jeruk limo, gula merah 1/4, garam 1/2 sdt kali ya, madu 2 sdm, air 1 1/2 gelas.
Cara : ayam cuci (rendam dengan air jeruk) sebentar lalu goreng. Tumis bawang putih, masukin gula merah, garam, madu *aduk dan tuangkan air, baru masukan ayam. Ungkep (tutup), kecilkan api dan diamkan sampai air kering (ada air dikit gpp, jangan sampe hangus). Setelah empuk, siapkan dan kasih minyak grg sedikit. Siap disantap (… laper *). Ups maap potonya cuman ayam atu (abis liat makanan langsung diabisin hehe, baru inget mo moto pas tinggal atu).

Dscn0431

Dscn0434
Dscn0436
Dscn0446
Dscn0493
Dscn0494

Rama di detik.com

Thursday, May 11th, 2006

Wah Subhannalah nich si Rama sekarang jadi seleb masuk koran digital detik.com. Rama mulai terkenal ni. Semua berkat usaha lo kok Ram. Kegigihan n kerja keras lu membuahkan hasil dari ALLAH S.W.T. selamat ya Ram.

tuk keterangan jelasnya : http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/04/tgl/30/time/210347/idnews/585331/idkanal/398

website si rama : www.ramaditya.com

Rama

Anak kak aminah ada 100 lebih

Thursday, May 11th, 2006

Hari minggu or ahad kemarin (7 mei 2006). Alhamdulillah aku bisa ke pengajian (sempat terlambat si, karena naro’ pudding dulu). Kak aminah … kak aminah (seneng dech disambut adik2 ku … mereka langsung bangkit dan cium tanganku). Ternyata ngajinya udah ampir selesai semua (si winda sudah melaksanakan tugasku … thanks ya win). Selesai ngaji semua, kita nasyid-an, cerita Rasul (kali ini ttg nabi Adam A.S). Tiba-tiba pengurus mulai angkat bicara, mengumumkan beberapa hal dan adik-adik langsung duduk dengan rapi. Salah tiga adikku yaitu nia (kelas 2 sd n patuh bgt anaknya), annisa (kelas 2 sd juga rada hiperaktif, kinetis kali ya n bawaannya nggak bisa diem n diatur hehe) n siti (kelas 5 sd) ngajak aku bicara. 2 anak (nia n nisa) gelayutan di pundakku … “Kakak punya anak 2 nich” kata Siti,……… “Enggak kak aminah punya anak 100 lebih” bantah Nia sembari melihat dan memperkirakan jumlah anak yang ada didalam masjid. “Kak aminah masih muda udah punya anak 100″ … hehe aku hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku mereka.

Dscn0410

Dscn0417

Dscn0424

Dscn0411

“Heart Word”

Monday, May 8th, 2006

Benar, kalo ada kata hati harus diikuti. Biasanya aku selalu ikutin kata hati, tapi akhir-akhir ini aku rada2 mengabaikan kata hati. Sabtu lalu aku bangun jam 5 pagi, shalat, bikin vla buat jualanku (jualan pudding yang baru dimulai 3 hari yang lalu), ke pasar jam setengah 6 n nyampe lagi dirumah jam setengah 7. Buat pudding n selesai beberes ‘kamar’, aku relaks sebentar (kakak udah ngingetin siap2 kerja) tapi aku bilang aku mandi 5 menit jadi mo relaks sebentar. Beberapa menit setelahnya, aku mandi (5 menit) n siap2, eh nggak nyangka bener2 nggak nyangka ternyata aku rada lama dinyari baju (kok bajuku kemana?? Banyak yg belom selesai dicuci (maklum masih dicuciin). Akhirnya aku pergi sekalian kasih pudding ke warung tetangga sebelah. Aku bener2 lupa kalo ada pelatihan lrc dicyber. And I get there too late (bener2 ndak enak ati ama bapak2 n ibu2 n aku ngucapin maap ke mereka). Nggak enak juga ama yang ngadain acara karena mereka jadi pindah ke markas mereka. I must do something (in my mind). N telp ke lrc (minta maaf), hari ini ketemu heru (trainer) juga minta maaf, ama temen2 di cyber juga. N rencananya ama ibu-ibu dan bapak-bapak yang sudah sengaja datang pagi-pagi untuk belajar (Maafkan saya karena telah mengurangi semangat Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu). Memang kata-kata kakak seharusnya segera kupatuhi, maafkan aku kata hati


Ada pula kejadian hari senin ini, karena aku kerepotan membuat pudding (membagi waktu di pagi hari), kuikuti saran temanku untuk membuat pudding di malam hari dan vlanya di pagi hari. Pagi ini suamiku mengikuti kursus toefl preparation tuk pertama kalinya. So dia ndak sempet nyobain pudingku. Aku juga sedang buru-buru tuk mengikuti seminar forum digital grafika (seru bgt tadi), jadi rasanya tidak sempat tuk mencoba pudding (padahal sempat terngaung-ngaung dalam telinga hati ini untuk mencoba pudingnya). Aku serahkan ke warung tetangga n langsung cabut ke tukang bubur depan rumah (kepala pusing jadi harus sarapan), lagi-lagi terngaung-ngaung ‘coba pudingnya 1’ berkali-kali. Kuputuskan untuk mencobanya setelah makan bubur. Bisa ditebak kan? Ternyata perutku berasa sudah tidak bisa diisi lagi (akhirnya ndak makan juga tuch pudding). Sampai kira2 jam 2 kurang (setelah balik dari seminar n selesai makan siang). Aku ambil pudding di tasku, nggak nyangka udah berair (kupikir karma tergoyang-goyang didalam tasku to’). Pas dirasain ….. rasanya kecut (gawat … gawat). Langsung aku minta ijin ke temen2 cyber tuk kerumah sebentar (tepatnya ke warung sebelah … ambil semua pudding sebelum ada yg makan).

Sesampai diwarung tetangga, ada ibu yang kebetulan mengaku membeli puddingku untuk anaknya (dan anaknya bilang “ma, kok pudingnya beda si”), dia bilang biasanya puddingku enak tapi kok hari ini rada kecut. Langsung aku minta maaf dan berjanji akan mengembalikkan uang mereka. Segera kukerumah sebentar (pikiranku menyarankan agar memberikan brownies kukus yang baru kubuat). Kali ini kembali kudengarkan kata hati. Kucari lagi pembeli yang telah memakannya (3 puding sudah terjual … alhamdulillah hanya sedikit). Ibu tadi pun memaafkan kesalahanku. Pembeli 2 mangkok pudding sisanya ternyata adalah Pak Yanto. Ia tidak merasa ada yang aneh dengan pudding itu, tapi tetap kuputuskan tuk bertanggung-jawab. Namun ia tidak mau menerima uang yang kukembalikan. Syukur alhamdulillah … pembelinya masih tetangga sendiri karna inisiatif cepat dari sang pemilik warung yang tidak menjual puddingku setelah mendapat keluhan dari sang ibu. Aku pun tidak meminta uang penjualan kepada bapak pemilik warung . Aku belajar banyak hari ini … mulai dari mendengarkan kata hati, hati2 dengan makanan karna mudah rusak, menjaga kualitas makanan, menjaga hubungan dengan customer, dan menjaga hubungan dengan relasi (dalam hal ini Bapak pemilik warung). Alhamdulillah, syukurku pada-MU Ya ALLAH. 

Nb : Btw kak lusi, kakak menurutku lebih cocok menjadi pemimpin daripada kak Li** karena justru kata2 kakak yang sedikit membuatku ndak enak hati sekali kalau melakukan kesalahan dan aku ingat kok kesalahanku.

Daun pun takkan jatuh bila tak diijinkan

Friday, May 5th, 2006

Pernahkah kita ngerasa kalo kita nich udah hebat dl? sebenarnya sich bangga itu bagus lho. Jadi kita ngerasa dihargai pencapaian kita. Tapi kita bersyukur ndak ya? aku berusaha untuk mengingat-ingat setiap pencapaian ku … aku ndak akan disini kalo aku ndak diterima beasiswa … aku ndak akan ada disini kalo aku ndak lulus ujian … aku ndak akan lulus ujian kalo aku sakit atau aku tidak bisa mengerjakannya … dan masih banyak lagi. Daun pun ndak akan jatuh kalau tidak dengan seizin-NYA bukan… Terima kasih Ya ALLAH atas semua yang Engkau berikan kepadaku.. Cobaan mu membuatku menjadi lebih tegar dan dewasa, Nikmatmu membuatku merasakan begitu banyak kebahagiaan.

Masa kecil

Thursday, May 4th, 2006

Teringat masa kecil : 5 years Golden Age, emang benar ya ungkapan ini. Usia 5 tahun pertama seorang manusia sangat berpengaruh dalam pembentukan watak dan tabiat. Coba tanya orang-orang disekitar ttg pengalaman suntik masih kecil misalnya, atau pengalaman masuk sekolah pertama kali. Rata-rata temanku menjawab dengan menggebu-gebu sekali. Aku sendiri paling takut dengan jarum suntik sampai sekarang. Golongan darah aja ndak tau (gawat kan kalo rhesus negatif). Pengalaman di tk masih kebayang-bayang palagi ketika rumah sebelah tk ku kebakaran. Dulu paling takut mandi, eh sampai sekarang suka males mandi sore (hehehe ketauan dech). Dulu cengeng n minder (sekarang hanya beberapa orang yg tau … ups malu). tapi memang tidak mustahil merubah tabiat buruk di masa kecil (perlu usaha tentunya). Seperti aku dulu juga orangnya minder… bingung mau ngomong apa (sejak kuliah berusaha membuang rasa malu …. yach nggak sampe malu-maluin sich … masih batas wajar). So coba sekarang think about your deepest wish or your dream when you were just a kid. I do it too and now struggling to search the way to get there.  N one thing, be good to your brother or sister who still a little kid  (not to make point that we must do bad to our elder sis or bros, Okay ;D)

Relawan Mitra Netra

Thursday, May 4th, 2006

Bagi teman-teman yang ingin membantu sesama, terutama teman-teman kita tuna netra. Yayasan Mitra Netra ngadain program seribu buku, jadi kita bisa bantu mereka dengan mengetikkan buku kita (umum) dan mengirimkan soft copy ke mereka untuk dicetak kedalam braille maupun komputer bicara. Tenang aja progam ini tidak melanggar HAKI kok karena digunakan hanya sebatas lembaga. Tuk keterangan lebih lanjut cek di http://www.mitranetra.or.id/ebook/index.asp

Belajar Dagang

Tuesday, May 2nd, 2006

Bismillahirrahmanirrahim

Mikir-mikir aku malu nich, provokasiin winda n kak riski tuk dagang …. eh mereka dah mulai dari kapan, akunya malah blom. Kak riski dagangin baju anak bermerk mulai dari oshkosh bigoos (bener nggak tulisannya… pokoknya asli bo’) tapi harganya lumayan murah 50.000 an dech se stel ada yang 20an per potong. Sedangkan si winda jualan klepon yang akhir-akhir ini ditambah cendil atau apa ya namanya (bahan dasar singkong tapi lengket2 beragar gitu) 1000an. Malu .. malu… akhirnya kuputuskan pagi itu tgl 2 may 2006 (bertepatan ultah si irma nich) sebagai hari pertama ‘belajar’ jualan. Langsung pagi-pagi buat pudding … kasrak … kusruk sibuk di dapur. Pas jadi …. buat vla, siapin cup, sendok, plastik tuk vla n box buat naro pudding-pudding coklatku. Langsung titip ke warung sebelah dengan perjanjian konsinyasi per cup. Btw, aku juga belajar bisnis yang lain mulai dari ngajar privat, kemarin2 coba apply parttime teacher di english course for kids, hmm kalo ada yang mau ngajakin bisnis … mau dong ;D . POto dari kiri ke kanan –> Ini winda with her first ‘klepon’ …………. ‘this is my strawberry pudding, I haven’t taken any pic of my chocolate pudding :(”

Dscn0428

Winda