Kesimpulan Albert Einstein
Sunday, November 26th, 2006Albert Einstein menyimpulkan “Tuhan Menetapkan, tapi Dia tidak kejam!. Hasil penelitian pra ahli :
“Tuhan menjadikan air laut itu asin, karena bila tidak demikian maka seluruh air laut tersebut yang besarnya 2/3 bagian bumi ini akan berbau dan jelas akan mengganggu kehidupan manusia. Disamping itu air asin ini telah diselidiki ternyata menyerap gas racun yang menebar di udara. Sementara air hujan dan air sungai dijadikan tawar, sebab jika tidak demikian maka tanam-tanaman dan mahluk yang hidup akan mati.
Perut bumi merupakan tempat gravitasi yang dapat menarik apa saja yang berada di atasnya. Bila tidak niscaya manusia di atasnya setiap saat akan terpontang-panting karena bumi disamping ia berputar pada porosnya, juga ia berputar mengelilingi matahari dengan kecepatan tidak kurang dari 20.000 km/jam!
Jarak matahari dengan bumi tidak kurang lebih 150 juta km. Seandainya jarak itu dikurangi sedikit saja, maka segenap susunan tata surya ini akan terbakar. Dan seandainya jarak itu dijauhkan sedikit saja maka mahluk yang ada di atas bumi akan mati kedinginan karena kekurangan sinar matahari.
Segumpal awan hitam yang kira-kira mengandung 3000 ton air tidak diturunkan Tuhan dalam bentuk air yang tercurah, melainkan diturunkan berupa butiran-butiran. Selain itu Tuhan telah mengatur agar perut bumi mampu menampung dan menyimpan air tersebut sehingga tidak terjadi banjir bandang.
Binatang buas yang membahayakan diciptakan Tuhan dengan populasi yang kecil atau berjumlah besar tetapi berusia pendek. Misalnya kehidupan kuman dan bakteri yang dalam waktu singkat populasinya dapat meningkat tajam karena sekali bertelur menghasilkan jutaan keturunan; tetapi mereka hanya diberi umur beberapa jam saja. Sebaliknya binatang yang membahayakan seperti harimau misalnya, beberapa tahun hanya melahirkan satu anak saja sehingga jumlah hewan yang membahayakan ini populasinya kecil sekali.