February 22nd, 2007 by aminahz
Beberapa bulan lalu, aku ikut seminar yang diadakan oleh MT Al Khawarizmi Binus. temanya seputar kecantikan muslimah yg dibawakan oleh pembicara2 kompeten seperti Ratih Sang, Pakar kulit Ibu Inong. Seru dech, dibicarakan salah satunya bahwa sinar uv kan tambah parah aja nembus ozon kita yg udah bolong (so, kita terutama kaum hawa yg hakekatnya memiliki kulit yg lebih tipis dari kaum adam , rentan terkena yg namanya kanker). Makanya sebelum jam 9 pagi, kita kudu (mesti) puas2in menggunakan resource gratis dari ALLAH S.W.T (sinar matahari). Ternyata berdasarkan penelitian dari ausie kata bu Inong ini, hanya bagian muka n telapak tangan yg memerlukan sinar matahari. jadi kalo berjemur nggak perlu dech ‘buka2an’. (Subhannallah ya). Penelitian si Bu Inong sendiri disertasinya ttg kerontokan rambut.Subhannallah lagi, ternyata mang bener lho kalo pake jilbab ndak menyebabkan kerontokan rambut. So any excuse not to wear vail for you moslem girls??
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
February 7th, 2007 by aminahz
Bank Syariah,
hmm2 persoalan riba n bunga, padahal si bunga kecil ya paling ndak sampe seribu rupiah itu kenapa masalah banget ya? (segala sesuatu yang diperintahkan ALLAH S.W.T dan segala larangannya sesungguhnya adalah untuk kebaikan kita, Firman ALLAH banyak menyebutkan kita sebagai manusia untuk berpikir? manusia sbg mahluk harus kritis). tetapi kenapa hal ini menjadi sangat kuat diperbincangkan. selain riba itu hukum nya keras, kalau kita pikir dengan logika, jika kita investasi (’menabung’) di bank konvensional. Tentu kita tidak tahu uang itu digunakan untuk apa saja (dipinjamkan untuk usaha apa?). Sedangkan bank syariah yang prosesnya sangat ketat, mewajibkan dan terjun langsung melihat usaha tersebut (halalkah?) bahkan membantu manajemennya agar usahanya bertambah maju dan dapat cepat melunasi hutangnya. Jadi masih adakah lagi alasan kita tuk tidak menabung di bank syariah (to: moslem). Mengapa kita tidak membantu saudara kita sendiri? menumbuhkan usaha2 halal menuju kehidupan yang diberkahi-NYa :).
Posted in cerita ajah | 1 Comment »
January 22nd, 2007 by aminahz
Kata yang mungkin sudah tak asing di telinga kita ya? Sepertinya masih dalam hitungan pekan berita mengenainya mencuat di media massa. Aku dengar sich sampe ada sinetronnya segala lho!. Sebenernya bagaimana si poligami yg ’benar’ dalam ajaran islam. Humm … kemarin, ibu menunjukkan sebuah artikel yg sangat menarik ttg poligami ini, menambah satu perspektifku.
Sebuah artikel dari majalah Noor (kata ibu, majalah muslimah yg santer dengan kehidupan sehari-hari). Artikel ini kiriman seorang bapak (pembaca) yg sudah ’bosan’ dikejar pertanyaan seputar poligami dari para ibu-ibu ditempatnya berdakwah.
Ceritanya mengenai seorang suami, cukup kaya raya yang bila berzakat saja mengakibatkan teras rumahnya dipenuhi barisan dhuafa. Sang suami, sebut saja Pak B, berusia kepala lima ini memiliki tetangga yang suaminya baru saja meninggal dunia. Janda cantik berusia kepala tiga tersebut memiliki tiga orang anak & ibu yang sakit, sedang ayahnya telah tiada. Adapun Salman, seorang tetangga yang termasuk ’guru’ dalam berbagi pengetahuan ilmu agama yang usianya pun tak terpaut jauh dari putra sulung Pak B. Salman mengatakan Pak B sudah ’cukup’ untuk masuk kategori layak berpoligami. Pak B gundah, ia bingung rasanya ada perasaan aneh dalam dirinya walaupun ia rasa itu adalah ide gila. Pak B pun mengumpulkan berbagai rujukan, baik dari Al-Qur’an, hadits, dan berbagai buku.
Suatu hari Salman datang untuk meminta ’jawaban’. Pak B telah merasa ’siap’ memberikan jawaban. ”Dalam islam, poligami bukanlah suatu kewajiban ataupun sunnah, tapi ia merupakan jalan bagi orang yang tak mampu hanya memiliki satu istri, tapi juga banyak syarat yang harus dilakukan suami. ”, ”Kau dan semua tetangga disini hanya melihat keadaanku sekarang, sesungguhnya baru 10 tahun ini kami hidup seperti ini. Istriku telah menemaniku selama 25 tahun. Dulu aku hanyalah seorang buruh yang seringkali tidak bisa membawa pulang apa-apa bagi istri dan anakku. ’Rumah’ kami hanya lima langkah saja menuju ke belakang. Tapi istriku tidak pernah mengeluh. Rasanya aku senang pulang kerja mendapatkan kedamaian istriku dan tawa, tangis anakku. Kesenangan sekarang ini adalah milik kami berdua, aku tidak bisa begitu saja merenggutnya. Sekarang, giliranku berkorban, jika ini disebut pengorbanan untuk menahan diri dari ketidakmampuanku”
Posted in cerita ajah | No Comments »
January 22nd, 2007 by aminahz
Sungguh indah islam mengatakan rejeki itu, tak kan habis rejekinya sebelum usianya. Manusia memiliki rejekinya masing2, rejeki sudah disediakan tinggal dijemput. Bagaimana kita menjemputnya? disamping kata2 work smart not work hard, saya seringkali menemui berbagai kejadian yg membuat saya memikirkan filosofi2 mencari rejeki yg lebih sempitnya ‘mencari uang’. Kejadian pas naik angkot m11, sepiiiii bgt, si abang ni ngetem lamaaaa bgt, nggak ada juga yg naik. Alhamdulillah akhirnya dia menyerah (astagfirullah kan kasian abangnya ya, untungnya si tuk penumpangnya), nggak jauh dari tempat ngetemnya itu, ada keluarga ‘besar’ n may be tetangga2nya yg pas mereka naik, itu kursi 4-6 terisi semua :D. Subhannallah, kadang kita ngerasa rejeki ada di ‘tempat ini’ yg lama kita tunggu nggak dateng2 tapi sebenernya rejeki itu nggak jauh dari kita dan bisa kita ambil kalo kita mau ‘bergerak’ sedikit lagi (Jadi ingat kebanyakan kisah sukses yg berani terus mencoba biarpun gagal ratusan kali kayak kolonel Sanders yg nawarin resep KFC nya ke banyak restoran, baru restoran ke 1002 (kalo nggak salah) nerima tawarannya n berkembang pesat seperti sekarang. Juga Thomas Alfa Edison yg berhasil nemuin formula lampu di percobaannya yg ke-5000. Subhannallah
(aku aja pernah nyoba2 pindah kerjaan n ngerasain prosesnya 2 kali ditolak, udah mulai timbul ‘down’). Sukses tuk teman-temanku yg masih dalam pencariannya ‘mencari tempat menjemput rizki’ ya (tapi ingat rizki or rejeki bukan hanya uang, rejeki iman, bernafas, sehat, keluarga, teman, dan begitu banyak rejeki yg sudah diberikan Tuhan secara cuma-cuma kepada kita dan kita tinggal menjaganya ). Alhamdulillah
Posted in cerita ajah | No Comments »
November 26th, 2006 by aminahz
Albert Einstein menyimpulkan “Tuhan Menetapkan, tapi Dia tidak kejam!. Hasil penelitian pra ahli :
“Tuhan menjadikan air laut itu asin, karena bila tidak demikian maka seluruh air laut tersebut yang besarnya 2/3 bagian bumi ini akan berbau dan jelas akan mengganggu kehidupan manusia. Disamping itu air asin ini telah diselidiki ternyata menyerap gas racun yang menebar di udara. Sementara air hujan dan air sungai dijadikan tawar, sebab jika tidak demikian maka tanam-tanaman dan mahluk yang hidup akan mati.
Perut bumi merupakan tempat gravitasi yang dapat menarik apa saja yang berada di atasnya. Bila tidak niscaya manusia di atasnya setiap saat akan terpontang-panting karena bumi disamping ia berputar pada porosnya, juga ia berputar mengelilingi matahari dengan kecepatan tidak kurang dari 20.000 km/jam!
Jarak matahari dengan bumi tidak kurang lebih 150 juta km. Seandainya jarak itu dikurangi sedikit saja, maka segenap susunan tata surya ini akan terbakar. Dan seandainya jarak itu dijauhkan sedikit saja maka mahluk yang ada di atas bumi akan mati kedinginan karena kekurangan sinar matahari.
Segumpal awan hitam yang kira-kira mengandung 3000 ton air tidak diturunkan Tuhan dalam bentuk air yang tercurah, melainkan diturunkan berupa butiran-butiran. Selain itu Tuhan telah mengatur agar perut bumi mampu menampung dan menyimpan air tersebut sehingga tidak terjadi banjir bandang.
Binatang buas yang membahayakan diciptakan Tuhan dengan populasi yang kecil atau berjumlah besar tetapi berusia pendek. Misalnya kehidupan kuman dan bakteri yang dalam waktu singkat populasinya dapat meningkat tajam karena sekali bertelur menghasilkan jutaan keturunan; tetapi mereka hanya diberi umur beberapa jam saja. Sebaliknya binatang yang membahayakan seperti harimau misalnya, beberapa tahun hanya melahirkan satu anak saja sehingga jumlah hewan yang membahayakan ini populasinya kecil sekali.
Posted in Science | No Comments »
November 21st, 2006 by aminahz
Next target –> www.knsi.web.id (even just participate n not giving a paper). pengen ikut ni tgl 14-15 februari 2006. Orang2 dari ITB. biaya masih termasuk mahasiswa s1 ndak ya
Posted in acara khusus | No Comments »
November 19th, 2006 by aminahz
Alhamdulillah 19 nov ini aku pergi ke UK EDU di sudirman (mid plaza hotel). Pre Ielts testnya seru juga (kayaknya untuk reading n listening aku lebih suka ielts daripada toefl humm tau de speaking n writingnya (must being a hardwork now) :D. tujuan utama Insya ALLAH Westminster (apply dulu, n harus dah ielts 6.5 n before june). Come on we practice writing n speaking together
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 13th, 2006 by aminahz
Minggu alias ahad kemarin, aku telat bangun tuk ngajar anak2 (maklum period makanya ndak bangun subuh), hiks2 gimana ni,… langsung sms n telp (winda ndak angkat2) yg akhirnya cuma jadi misscall. n winda kasih keputusannya ke aku, so sorry children, the time said that it is impossible. Jadi aku pergi ke warnet (chitchat bentar sama misua), liat email n tulisannya ttg ESQ ada hari ini di JHCC. What I should do with this day to make it precious?? Mama juga keliatan bosan banget di rumah, adik n temen2nya main ps n alhamdulillah buka2 komputer n liat2 software alkali ilmu pengetahuan. Akhirnya I decide to bring them to Planetarium
(yuppy) … It sounds good for children to make one experience. Akhirnya kami rame2 kesana dengan satu taksi. Tiketnya sudah naik @7000 dewasah, @3500 anak2. Ada pertunjukkan jam 10.00, 11.30, 13.00, dan 14.30. kami sampai disana jam setengah 12 lewat 10 menit (alias 11.40 keke). Jadi kami ngantri tuk pembukaan loket jam 12 (ati2 antrian panjang apalagi ada rombongan anak smp). Alhamdulillah hari itu sangat menyenangkan, anak2 sangat menikmati perjalanan luar angkasa mereka (walau ndak sampe sejam, tumben2an ni gara2nya tadi orangnya melebihi kapasitas jadi ribet sama kursi2nya n kehabisan waktu de
) hope they will be better next day.
Sunday Next Plan : 19 October : going to UK edu n join the IELTS pre test (hope can go to aunty house after that)
26 October : going to Dufan with iki n uncle
3 November : going to Uncle hasan house after i come to cooking 1 day practice (3 hours exactly)
10 November : may be still in Bandung (Insya ALLAH) after join Employee Recreation (2 days)
Hope everything will going smoothly
(Amin)
Posted in libur | No Comments »
November 13th, 2006 by aminahz
Alhamdulillah kepergianku ke bandung menjadi suatu awal yang baik bagi adik-adik-adik-adik ku hehe (adikku 2 n adik kakak yg sedang di bandung 2). Memang itu niatku, agar mereka erat hubungannya, siapa tau nanti2 ndak ketemuan lagi mudah-mudahan tetap erat silaturahmi antar keluarga dan makin erat ukhuwah islamiyah nya. Ternyata ibu dan fadli (adik iparku) demam n pusing. Alhamdulillah aku bisa merawat mereka. Banyak keberkahan dalam perjalanan ini (Terima Kasih Ya ALLAH engkau beri hamba berbagai kesempatan kepada hamba).
Soal Sholat Istikharah ini memang aminah sering jadikan pedoman, doa saat sujud terakhir bahkan mendengarkan hati nurani (missal, biasanya aminah males jalan lewat gang A, tapi dalam hati bilang terus n kepikiran terus lewat situ2 taunya ada aja hal2 menyenangkan yang aminah temui, bertemu teman lama, bertemu dengan orang yang kesusahan). Aminah pernah juga tidak terjawab-jawab (hati ami tetap gelisah), waktu memikirkan apakah suamiku sekarang (waktu itu calon) adalah orang yg tepat. Seringkali sholat istikharah, doa sujud terakhir tapi tetap tidak mendapat kemantapan dan ketenangan. Ternyata saat saya memutuskan untuk berpegang di Jalan ALLAH, tidak pake pacar-pacaran dech, alhamdulillah justru terbuka jalan mudah untuk menikah. Seorang teman pernah berkata “sholat istikhoroh itu harus bener2 menyerahkan semuanya pada ALLAH, jadi kita ikhlas akan apa yang akan terjadi” mungkin waktu itu saya masih berat sebelah, dan kurang ikhlas
Posted in Uncategorized | No Comments »
November 13th, 2006 by aminahz
———————————————
Ketika malam datang mencekam
Kulihat si Alif kecil yang malang
Duduk tengadah kelangit yang kelam
Meratapi nasib diri
———————————————
Sepenggal lagu mengenai anak jalanan. Sedih rasanya melihat semakin bertambahnya anak2 yang turun ke jalan, ada yang meminta-minta (untuk uang sekolah katanya), ada yang menjadi joki 3in1, kerja kasar (kuli panggul dll), atau berjualan keliling (penjaja koran, penjual bakpau n snack lain, tukang semir). Benar ndak ya pasal 34 yang menerangkan anak-anak terlantar adalah milik negara, tapi siapa yang menyebabkan mereka menjadi terlantar? Banyak juga orang tua yg tidak mau repot dan mengambil kesempatan ‘menjajakan’ anak mereka, ada beberapa anak yang main (nyewa) PS dirumah (memang papa usaha rental ps) yang mencari uang dengan cara meminta-minta tadi. Mereka berkata bisa dapat uang banyak. Mereka tidak mau kembali kesekolah karna sekolah ‘kejam’ (ada yg dipukuli oleh teman sekelas or kakak kelasnya). Aku menawarkan untuk membantu mereka belajar, bahasa inggris atau matematika setiap minggu, tapi mereka menolak. Mama ku juga pernah mengajarkan mereka membaca, tapi mereka berkata cukup mama yang membaca (sedih rasanya), apa yang bisa kulakukan, semoga dengan kedatangan mereka kerumah, aku bisa membantu setidaknya untuk sebentar membatasi ucapan2 kotor mereka, menawarkan mereka buku2 cerita dengan gambar yang menarik, atau memberitahukan tulisan yang ada di PS. Dan berusaha menjadi teladan untuk mereka walau sebentar. Adakah teman-teman yang memiliki ide apa yang harus kulakukan?
Teringat hari ini, bertemu dengan mbok jamu yang sejak dulu menjajakan jamunya dengan senyuman (walau raut wajahnya sudah mulai berlikuk-likuk, tapi senyumnya sungguh indah sungguh tulus), terlihat begitu bahagia walau aku yakin banyak kesusahan menerpa dalam hidupnya. Syukur alhamdulillah si mbok menceritakan bahwa anaknya sedang di Jepang tuk belajar (mendapat beasiswa dan dikirim dari kampusnya di UGM). Syukur alhamdulillah masih banyak orang yang memiliki ‘kemauan’ untuk yakin dan terus maju demi apapun yang ingin diraihnya :D.
Posted in pengalaman berharga | No Comments »